Wahabi Bukanlah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Menurut Ulama Sedunia

Share on :
Jaib Najhan :: Wahabi Bukanlah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Menurut Ulama Sedunia
Masih topik yang tidak jauh berbeda pembahasan saya kali ini, yaitu masih tetap pembahasan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah yang selalu diperebutkan oleh kelompok sempalan islam.

Kelompok Wahabi yang sudah cukup lama menguasai arab saudi dan juga sudah banyak Ummat Islam di Indonesia yang tertular virus wahabi ini sebenarnya sudah jelas-jelas bukanlah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.

Tidak ada ulama salaf yang berpaham sama dan sesuai dengan paham wahabi yang mujassimah dan juga takfir.
Sudah Ijma' Ulama mulai dulu menegaskan bahwa Wahabi bukanlah bagian dari Ahlus Sunnah Wal Jama'ah, dan baru-baru ini Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah sedunia berijma' lagi dan memutuskan bahwa Wahabi adalah paham di luar paham Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.

Ijma' para ulama ini diadakan atau diselenggarakan di negara Chechnya.
Disana para Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah melakukan Muktamar dan memutuskan bahwa Wahabi bukanlah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.

Muktamar Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Sedunia di Chechnya Pada malam Kamis 21 Dzulqa’dah 1437 H. (25 Agustus 2016) adalah bentuk keseriusan ulama menanggapi bahaya paham Wahabi yang semakin meresahkan Ummat Islam dan semua penduduk bumi.
Lebih dari 200 ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah dari berbagai negara yang hadir, dan menghasilkan beberapa keputusan, yang keputusan tersebut memilah mana golongan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (Aswaja) dan mana yang tidak termasuk.

Dari hasil Muktamar Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Sedunia di Chechnya melahirkan beberapa poin, dan berikut poin-poin hasil Muktamar Para Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Sedunia

1. Ahlussunnah Wal Jamaah adalah Asyairah dan Maturidiyah dalam akidah, empat mazhab Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali dalam fikih, serta ahli tasawuf yang murni –ilmu dan akhlak—sesuai manhaj Imam Junaeid dan para ulama yang meniti jalannya. Itu adalah manhaj yang menghargai seluruh ilmu yang berkhidmah kepada wahyu (Al-Quran dan Sunnah), dan telah benar-benar menyingkap tentang ajaran-ajaran agama ini dan tujuan-tujuannya dalam menjaga jiwa dan akal, menjaga agama dari distorsi dan permainan tangan-tangan jahil, menjaga harta dan kehormatan manusia, serta menjaga akhlak yang mulia.

2. Al-Quran Al-Karim adalah bangunan yang dikelilingi oleh berbagai ilmu yang membantu untuk menggali makna-maknanya dan mengetahui tujuan-tujuannya yang mengantarkan manusia kepada ma’rifat kepada Allah SWT., mengeluarkan ilmu-ilmu yang terkandung di dalamnya, mengejawantahkan kandungan ayat-ayatnya ke dalam kehidupan, peradaban, sastra, seni, akhlak, kasih sayang, kedamaian, keimanan dan pembangunan. Serta menyebarkan perdamainan dan keamanan di seluruh dunia sehingga bangsa-bangsa lain dapat melihat dengan jelas bahwa agama ini adalah rahmat bagi seluruh semesta alam, serta jaminan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

3. Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah adalah Manhaj Islam yang paling komprehensif, detil dan akurat. Manhaj ini paling perhatian dalam memilih referensi-referensi ilmiah dan metodologi pendidikan yang mencerminkan secara benar tentang cara berpikir seorang muslim dalam memahami syariat dan mengetahui realitas dengan berbagai kerumitannya serta cara mengaitkannya secara baik.

4. Lembaga-lembaga pendidikan Ahlussunnah Wal Jamaah sejak beberapa abad telah sukses menghasilkan ribuan ulama yang tersebar di seluruh penjuru dunia dari Siberia hingga Nigeria, serta dari Tangier hingga Jakarta. Mereka telah menduduki berbagai posisi dan jabatan, serta mengemban amanah di sektor fatwa, peradilan, pendidikan dan khutbah. Sehingga masyarakat diliputi oleh keamanan. Mereka juga berhasil memadamkan api fitnah dan peperangan, sehingga kondisi negara menjadi stabil. Dan mereka pun telah menyebarkan ilmu yang benar.

5. Sepanjang sejarah, Ahlus Sunnah Wal Jamaah senantiasa memantau berbagai pemikiran yang menyimpang dan memantau tulisan dan konsep berbagai kelompok. Kemudian mereka menimbang semua itu dalam

parameter ilmu serta memberikan kritik dan bantahan. Mereka juga senantiasa menunjukkan keberanian dan ketegasan dalam menghadapi berbagai fenomena penyimpangan. Mereka menggunakan piranti ilmu-ilmu yang kuat dalam melakukan pengawasan dan koreksi. Setiap kali Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jamaah tersebar secara aktif maka gelombang ekstremisme pasti akan surut. Sehingga kondisi ummat Islam stabil dan dapat kosentrasi dalam menciptakan sebuah peradaban. Sehingga didapati para cendekiawan muslim yang berkontribusi dalam ilmu aljabar, perbandingan, perhitungan dan trigonometri. Serta ilmu geometri analitis, pecahan, algoritma, berat (massa), kedokteran dan oftalmologi, psikiatri, onkolog, epidemi, embrio, obat-obatan, ensiklopedia farmasi, ilmu flora dan fauna, gravitasi, astronomi dan lingkungan, ilmu akustik, ilmu optik dan ilmu-ilmu lainnya. Itu semua adalah buah dari Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang tidak terbantahkan.

6. Sepanjang sejarah berulang-ulang muncul badai gelombang pemikiran menyimpang yang mengklaim berafiliasi kepada wahyu namun membangkang terhadap metodologi ilmiah yang benar dan ingin menghancurkannya. Serta mengusik keamanan dan kenyamanan masyarakat. Gelombang pertama yang sesat dan membahayakan itu adalah Khawarij klasik hingga sampai pada Neo-Khawarij saat ini dari kalangan Salafi Takfiri dan ISIS serta semua kelompok radikal yang meniti jalan mereka yang memiliki kesamaan, yaitu distorsi, pemalsuan dan interpretasi bodoh akan ajaran agama ini. Karenanya mereka melahirkan puluhan konsep yang rancu dan interpretasi batil yang melahirkan takfir, penghancuran, pertumpahan darah dan pengerusakan serta penodaan citra Islam dan menyebabkan Islam diperangi dan dimusuhi. Hal inilah yang meniscayakan para ulama untuk membersihkan Islam dari semua hal itu, berdasarkan sabda Nabi SAW. dalam hadis sahih: “‘Ilmu ini diemban dari setiap generasi oleh orang-orang yang adil, mereka membersihkan ilmu dari penyimpangan orang yang melewati batas, kedustaan para pembuat kebatilan dan interpretasi orang-orang yang bodoh.”

7. Dengan seizin Allah, Muktamar ini merupakan titik balik yang berkah untuk meluruskan penyimpangan akut yang berbahaya yang mendominasi pengertian “Ahlus Sunnah Wal Jamaah” setelah berbagai upaya pencatutan kalangan ektremis akan istilah ini dan membatasinya hanya pada diri mereka serta mengafirkan ummat Islam lainnya. Pelurusan penyimpangan ini dilakukan dengan mengaktifkan metode ilmiah yang kuat dan otentik yang diterapkan oleh lembaga-lembaga pendidikan kita yang besar yang merupakan benteng keamanan dalam membantah berbagai wacana takfiri dan ekstremis. Hal ini juga dilakukan dengan mengirimkan pesan-pesan keamanan, kasih sayang dan perdamaian ke seluruh penjuru dunia sehingga –dengan izin Allah—seluruh negeri kita kembali menjadi mimbar cahaya dan sumber hidayah.

Chechnya, Grozny, 24 Dzulqa`dah 1437 H, 27 Agustus 2016 M.
Sumber: 
1. http://www.ruwaqazhar.com
2. http://upingr.blogspot.co.id/2016/09/muktamar-chechnya-tetapkan-sekte-wahabi.html

Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Allah Tuhan Yang Haq, saya sangat bersyukur dengan adanya Muktamar Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Sedunia di Chechnya ini. semoga ke depannya Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah dan Ummat Islam seluruhnya lebih baik lagi, dan diselamatkan oleh Allah dari segala bentuk maksiat dan paham-paham sesat yang menyimpang dari ajaran Junjungan Kita Nabi Muhammad Saw. dan Semoga orang-orang yang terjerumus dalam paham sesat seperti yang berpaham mujassimah, takfir seperti wahabi dan juga Ahlul Bid'ah seperti Syiah segera bertaubat amin.
Baca juga: Pengertian Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (ASWAJA) agar anda lebih paham apa itu Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.
Sekian dari saya, terima kasih sudah berkunjung.

Silahkan anda bagikan artikel ini ke: Google+
Anda Sudah Membaca Artikel Wahabi Bukanlah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Menurut Ulama Sedunia http://jaibnajhan.blogspot.com/2016/09/wahabi-bukanlah-ahlus-sunnah-wal-jamaah.html Anda Boleh Copy serta Share Artikel Wahabi Bukanlah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Menurut Ulama Sedunia ini Kepada Teman Anda Dengan Menyertakan Link Wahabi Bukanlah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Menurut Ulama Sedunia Sebagai Sumbernya, Terima Kasih.
Admin Blog Jaib Najhan Mengucapkan Syukran Katsiran

0 komentar on Wahabi Bukanlah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Menurut Ulama Sedunia :

Post a Comment and Don't Spam!

Karena Blog ini banyak mendapat komentar Kotor dan Cacian dari KAUM WAHABI YANG SAKIT HATI DENGAN KEBENARAN POSTINGAN BLOG INI Maka Saya Mengkhususkan Komentar hanya untuk anggota saja. Bagi anda yang ingin berkomentar atau bertanya kepada saya atau ada hajat yang lain silahkan berkomentar di: DTJ Ramadlan dan silahkan anda pilih post yang pas dengan pembahasan anda. sekian dari saya terima kasih sudah berkunjung dan atas komentar anda.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.